Posted in

Merajut Ukhuwah di Tanah Rantau: Dr. Ferrytass., Dt. Toembidjo Hadiri Majelis Silaturahmi dan Pengajian IKM Manado

MANADO (04/10) — Dalam balutan semangat ukhuwah Islamiyah yang kental, keluarga besar Ikatan Keluarga Minang (IKM) Manado kembali menggelar agenda rutin silaturahmi sekaligus majelis ilmu pada Ahad (4/10/2026). Bertempat di kediaman Bapak Azmi di kawasan Perum Rizky Maumbi, Minahasa Utara, pertemuan ini menjadi oase penyejuk bagi para diaspora Minang untuk menautkan hati dan mempertebal nilai-nilai spiritualitas di perantauan.

Acara yang dipandu dengan apik oleh Master of Ceremony (MC) Boy Sikumbang ini berlangsung khidmat dan terstruktur. Majelis ilmu ini terasa semakin sejuk dan penuh berkah dengan penyampaian tausiyah serta siraman rohani dari Ustadz Munawir Lasama yang bertemakan; Pentingnya Bersyukur dalam Hidayah dan Ibadah.

Tak sekadar menjadi wadah tausiyah dan doa bersama, majelis ini juga diisi dengan agenda musyawarah konstruktif antar pengurus dan anggota IKM Manado. Hal ini merepresentasikan komitmen komunitas perantau dalam merawat kekompakan jalannya roda organisasi di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat.

Kehadiran tokoh sentral warga Minang, Dr. Ferrytass, Dt. Toembidjo, selaku Dewan Pakar DPP IKM, turut memberikan keberkahan dan bobot tersendiri pada majelis tersebut. Figur panutan yang juga tengah mengemban amanah strategis sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara ini, selalu menyempatkan diri untuk membaur dan membersamai dunsanak (saudara) seperantauan. Kapasitas beliau sebagai seorang Niniak Mamak atau pemangku adat senantiasa memberikan keteduhan, wejangan, dan arah yang presisi bagi gerak langkah warga Minang di ranah rantau.

Majelis silaturahmi dan pengajian ini sejatinya adalah wujud nyata dari internalisasi falsafah luhur masyarakat Minangkabau. Nilai fundamental “Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandikan Kitabullah” (Adat bersendikan syariat, syariat bersendikan Al-Qur’an) terejawantahkan secara indah melalui tradisi pengajian ini, membuktikan bahwa identitas kultural selalu berjalan beriringan dan tunduk pada syariat agama Islam.

Di sisi lain, keharmonisan yang terbangun di Bumi Nyiur Melambai ini terus dirawat melalui prinsip adaptasi sosial yang tinggi, sebagaimana pepatah “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung“. Perantau Minang menunjukkan kelasnya sebagai masyarakat yang tak hanya religius, tetapi juga toleran dan mampu menghargai kearifan lokal di mana pun mereka berada.

Kehangatan ukhuwah dalam majelis ini semakin terasa paripurna dengan hadirnya sejumlah tokoh, pimpinan instansi, dan jajaran pengurus teras. Tampak hadir membaur dalam kebersamaan tersebut, Ketua DPD IKM Manado Ade Alex Noviardy, Sekretaris Jenderal (Sekjend) IKM Manado, Deddy Afdal, Dewan Pembina IKM Manado, Syahrial Kumis, Kepala Cabang Utama (KCU) Pos Manado Abd Jamil, serta Iwan Syahrial dari KSOP Bitung. Turut melengkapi, Ade Chandra, sang tuan rumah Bapak Azmi, jajaran pengurus seperti Boy Sikumbang dan Usdi Mersing Chaniago, Dosen Agung, Rahman, Budi, Efendi, hingga barisan kaum ibu tangguh dari Bundo Kanduang IKM Manado yang senantiasa menjadi pilar penyokong setiap kegiatan paguyuban.

Pertemuan di kediaman Bapak Azmi ini ditutup dengan doa dan harapan maslahat. Melalui perpaduan syiar Islam, soliditas organisasi, dan pelestarian budaya, IKM Manado optimis akan terus menjadi wadah silaturahim yang membawa rahmat, menjaga harmoni, serta memperkokoh persaudaraan tanpa pernah meninggalkan akar identitas luhur leluhur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

FT

Redaksi Dilindungi

Redaksi berita dan materi jurnalistik pada portal ini merupakan karya orisinal yang disusun dan dikelola oleh Admin Ferrytass.

Penggunaan kembali, penggandaan, atau publikasi ulang tanpa atribusi sumber tidak diperkenankan.

news.ferrytas.com