Posted in

Silaturahmi Lintas Tokoh Warnai Kehadiran Plt. Kajati Sulut Dr. Ferrytass., Dt. Toembidjo di Resepsi Pernikahan Keluarga Wakajati Jawa Barat

SLEMAN, YOGYAKARTA (17/10) — Momentum resepsi pernikahan dr. Putri Azzahra Rahmanullah dan Cakra Dhaffa Rayandra Setyarmojo, S.Ked., menjadi ajang silaturahmi bagi sejumlah tokoh yang hadir di Amartapura Plenary Hall – Grand Ballroom, The Alana Hotel & Convention Center, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (17/10/2026).

Salah satu tamu yang hadir adalah Plt. Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Dr. Ferrytass., Dt. Toembidjo, yang memenuhi undangan Dr. Desy Meutia Firdaus, S.H., M.Hum., Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sekaligus ibunda mempelai pria.

Selain menghadiri momentum kebahagiaan kedua mempelai, Dr. Ferrytass., Dt. Toembidjo, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersilaturahmi dengan sejumlah figur yang memiliki rekam jejak pengabdian di tingkat daerah maupun nasional.

Di antara perjumpaan tersebut, ia bertemu dengan Gamawan Fauzi, Dt. Rajo Nan Sati, yang pernah memimpin Provinsi Sumatera Barat sebagai gubernur pada periode 2005–2009 sebelum dipercaya menjabat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia pada periode 2009–2014, semasa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Pertemuan itu turut menghadirkan nuansa kedekatan kultural. Cakra Dhaffa Rayandra Setyarmojo diketahui masih memiliki darah Minangkabau dari ibundanya. Latar belakang tersebut memberikan dimensi tersendiri dalam perhelatan keluarga yang mempertemukan para tamu dengan beragam pengalaman, profesi, dan akar budaya.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Ferrytass., Dt. Toembidjo, juga berfoto bersama Efrianto, S.H., M.H., mantan Kepala Kejaksaan Negeri Pariaman yang kini menjabat sebagai Inspektur Muda Kepegawaian, Pemulihan Aset, dan Tugas Umum pada Inspektorat II, Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (JAM-WAS), Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Efrianto juga memiliki latar belakang Minangkabau. Perjumpaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian silaturahmi yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

(Dr. Ferrytass., Dt. Toembidjo bersama Jaksa Jam Gadang, Mantan Kajati Bali, Babel, SesjamWas Ajo Aditiawarman, S.H., M.H)

Dalam tradisi Minangkabau, baralek gadang memiliki makna lebih luas daripada sekadar perayaan pernikahan. Tradisi ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan kekerabatan, menjaga ikatan persaudaraan, dan merawat nilai kebersamaan yang diwariskan lintas generasi.

Kehadiran Dr. Ferrytass., Dt. Toembidjo, dalam acara tersebut mencerminkan pentingnya menjaga silaturahmi dan menghormati undangan dalam berbagai momentum sosial. Di tengah beragam tanggung jawab profesional, pertemuan semacam ini menjadi ruang untuk memelihara hubungan baik sekaligus memperkuat komunikasi antartokoh.

Resepsi pernikahan tersebut pun tidak hanya menjadi perayaan kebahagiaan bagi kedua mempelai dan keluarga besar, tetapi juga menghadirkan momentum perjumpaan yang mempertemukan pengalaman pengabdian, persaudaraan, dan nilai-nilai kebudayaan dalam suasana penuh kehangatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

FT

Redaksi Dilindungi

Redaksi berita dan materi jurnalistik pada portal ini merupakan karya orisinal yang disusun dan dikelola oleh Admin Ferrytass.

Penggunaan kembali, penggandaan, atau publikasi ulang tanpa atribusi sumber tidak diperkenankan.

news.ferrytas.com