MINAHASA SELATAN (14/10) — Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Dr. Ferrytass, Dt. Toembidjo, memimpin langsung pelantikan dan pengukuhan pengurus DPC ABPEDNAS, DPC Srikandi Jaga Desa, dan DPC ASLINMAS Kabupaten Minahasa Selatan periode 2026–2031, Rabu (14/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Plt. Kajati Sulut didampingi Asisten Tindak Pidana Militer Kejati Sulut Kolonel Laut (KH) Fredie Alexander Tamara, S.H., M.H.; Kepala Bagian Tata Usaha Kejati Sulut Kusbiantoro, S.H., M.H.; serta Alkaf, S.H., M.H., yang mewakili Asisten Intelijen Kejati Sulut.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, S.H.; Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Selatan Stefanus Lumowa, S.E.; Wakil Kapolres Minahasa Selatan Kompol Juli Bandangan, S.H.; Danramil Kapten Inf. Jance Wulue; perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Minahasa Selatan Rudolf Susanto, S.H.; Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan Albertus Roni Santoso bersama jajaran; serta Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan Glady Nova Linda Kawatu, S.H., M.H.

Turut hadir Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara Ir. Stefanus B.A.N. Liow, M.A.P.; Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara Ns. Gresty Natalia Maria Masie, M.Kep., Sp.Kep.MB.; Ketua DPD ASLINMAS Sulawesi Utara Brian Janny Waleleng, S.H., M.Kn.; para kepala perangkat daerah; serta jajaran pengurus organisasi tingkat provinsi dan kabupaten.

Dalam sambutannya, Plt. Kajati Sulut menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan amanah untuk memperkuat organisasi dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. ABPEDNAS diharapkan memperkuat kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Srikandi Jaga Desa mendorong keterlibatan perempuan dalam pemberdayaan dan pembangunan, sedangkan ASLINMAS memperkuat perlindungan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya program Jaksa Garda Desa dan Kelurahan (JAGA DESA) dalam meningkatkan kesadaran hukum serta mencegah potensi penyimpangan dalam tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan. Karena itu, seluruh organisasi didorong membangun koordinasi dengan pemerintah daerah dan menjalankan peran sesuai tugas serta kewenangannya.

Secara khusus, Plt. Kajati Sulut meminta pengurus ASLINMAS mempercepat konsolidasi dan pendataan anggota melalui aplikasi. Berdasarkan data per 13 Oktober 2026, sebanyak 308 anggota ASLINMAS telah terdaftar di Sulawesi Utara. Sementara itu, ABPEDNAS Sulawesi Utara mencatat 32.778 anggota dan menempati peringkat kedua nasional berdasarkan data pada tanggal yang sama.
Melalui kepengurusan periode 2026–2031, ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, dan ASLINMAS Minahasa Selatan diharapkan semakin solid memperkuat pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kesadaran hukum, serta mendukung tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
