Posted in

Sengitnya Pertarungan di GOR Ciracas: Kontingen Sulut Amankan 3 Perak & 4 Perunggu, Asa Emas Masih Menyala di Partai Final

JAKARTA (26/08) — Barisan tatami Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Antardojo Gojukai Jaksa Agung Cup III di GOR Ciracas, Jakarta Timur, bergemuruh hebat. Memasuki hari kedua pelaksanaan pada Rabu (26/8/2026), para kesatria muda Nusantara menampilkan determinasi paripurna dalam mengejawantahkan teknik Go (keras) dan Ju (lembut).

Di tengah ketatnya persaingan yang didominasi oleh kontingen dengan kekuatan massa besar seperti Sulawesi Selatan dan DKI Jakarta, delegasi Sulawesi Utara (Sulut) di bawah komando langsung Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut, Dr. H. Ferrytass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, terus menunjukkan taringnya sebagai kekuatan yang disegani.

Berdasarkan laporan resmi dari arena pertandingan, hingga hari kedua ini kontingen Nyiur Melambai telah mengantongi pundi-pundi medali yang membanggakan melalui keringat dan semangat Bushido para atletnya.
Ketua Tim Ofisial, Dr. Ferrytass., Dt. Toembidjo mengonfirmasi bahwa para karateka Sulut bertarung habis-habisan di berbagai kelas bergengsi. Adapun rincian perolehan medali sementara kontingen Sulawesi Utara meliputi;

Medali Perak: Made Kenzo Engelbert, Jeniver Muaya
Kendi Bororing. Medali Perunggu: Tessalonika Simboh, Elrica Mosal, Nomor Beregu Putri; Beranggotakan Citra Montolalu, Tessalonika Simboh, dan Aurenvilly Lolowang
Nomor Beregu Putri; Beranggotakan Ainixie Humbas, Akhyla Karundeng, dan Mikayla Gosal.

Meskipun klasemen sementara perolehan medali ketat dan dibayangi oleh kontingen besar, semangat juang para kesatria Sulut sama sekali tidak surut. Dr. Ferrytass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, mengungkapkan bahwa perjuangan belum usai.

“Prestasi Sulut sementara sudah mengantongi 3 perak dan beberapa perunggu. Namun, asa dan peluang besar masih terbuka lebar menanti di partai-partai final lainnya,” ungkap Dr. Ferrytass., Dt. Toembidjo dengan nada penuh optimisme.

Dengan sisa waktu pertandingan hingga 27 Agustus 2026 besok, fokus, ketenangan mental (Zanshin), serta ledakan energi (Kime) dari para atlet Sulut yang tersisa diharapkan mampu membalikkan keadaan dan mempersembahkan medali emas yang dicita-citakan bagi bumi Nyiur Melambai.

Osu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *