MANADO, (02/10) — Di tengah padatnya agenda kedinasan, Plt. Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Dr. H. Ferrytass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, menyempatkan waktu melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan Negeri Manado, Jumat (2/10/2026).
Kunjungan kerja perdana tersebut menjadi momentum bagi Plt. Kajati Sulut untuk melihat secara langsung dari dekat kondisi personel, sarana dan prasarana, serta dinamika pelaksanaan tugas di lingkungan Kejaksaan Negeri Manado. Kehadiran pimpinan di tingkat satuan kerja juga menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal sekaligus memastikan pelaksanaan tugas dan pelayanan publik berjalan secara efektif dan responsif.

Usai melaksanakan shalat Jumat, Plt. Kajati Sulut tiba di Kantor Kejaksaan Negeri Manado dan disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Manado, Fanny Widyastuti, S.H., M.H. Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan terhadap berbagai aktivitas yang berlangsung di lingkungan kantor, baik yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat maupun pelaksanaan tugas internal.
Kantor Kejaksaan Negeri Manado yang beralamat di Jalan Ring Road GPI, Kima Atas, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, merupakan gedung yang relatif baru digunakan. Sejak Februari 2026, aktivitas Kejaksaan Negeri Manado mulai berlangsung di gedung tersebut yang berada berdampingan dengan Kantor DPRD Kota Manado.

Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang turut dicermati dalam kunjungan kerja Plt. Kajati Sulut. Dengan melihat langsung kondisi fasilitas dan lingkungan kerja, pimpinan memperoleh gambaran faktual mengenai kesiapan sarana pendukung sekaligus bagaimana fasilitas tersebut menunjang mobilitas personel dan kualitas pelaksanaan tugas sehari-hari.
Selain meninjau sarana dan prasarana, perhatian juga diarahkan pada personel serta aktivitas pelayanan publik. Peninjauan langsung ini memberikan ruang bagi pimpinan untuk melihat bagaimana jajaran menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya dalam situasi kerja yang aktual, sekaligus memastikan bahwa keberadaan fasilitas baru dapat dioptimalkan untuk mendukung produktivitas organisasi.

Kunjungan tersebut sekaligus mempertegas bahwa konsolidasi organisasi tidak semata dibangun melalui forum formal, tetapi juga melalui kehadiran pimpinan secara langsung di tengah jajaran. Observasi lapangan menjadi instrumen penting untuk memahami kondisi riil satuan kerja, mengidentifikasi kebutuhan, serta memastikan kebijakan dan arah organisasi dapat diterjemahkan secara efektif hingga pada level operasional.
Bagi Kejaksaan Negeri Manado, kunjungan kerja ini menjadi momentum memperkuat komunikasi struktural dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara. Interaksi langsung antara pimpinan dan jajaran membuka ruang evaluasi yang lebih substantif, sekaligus memperkuat kesamaan persepsi dalam menjaga profesionalisme, integritas, disiplin, dan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.
Momentum kunjungan kerja tersebut semakin memiliki warna tersendiri karena berlangsung bertepatan dengan Hari Batik Nasional, yang diperingati setiap 2 Oktober. Busana batik yang dikenakan Plt. Kajati Sulut menjadi aksen simbolik di tengah agenda kedinasan, merepresentasikan apresiasi terhadap kekayaan budaya nasional tanpa mengurangi substansi utama kunjungan yang berorientasi pada pelaksanaan tugas dan penguatan organisasi.
Melalui kunjungan kerja perdana ini, Plt. Kajati Sulut menunjukkan bahwa penguatan institusi membutuhkan keterhubungan yang nyata antara kebijakan pimpinan dan kondisi faktual di lapangan. Kehadiran langsung di satuan kerja menjadi bagian dari ikhtiar membangun organisasi yang semakin adaptif, solid, dan berorientasi pada pelayanan publik yang profesional serta berintegritas.
