Posted in

Akselerasi Prestasi dan Soliditas Organisasi: Plt. Kajati Sulut Pimpin Raker Terpadu Pengda Karate-Do Gojukai Sulawesi Utara 2026

MANADO (02/10) — Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Dr. Ferrytass., Dt. Toembidjo., selaku ex officio Ketua Umum Pengurus Daerah (Pengda) Karate-Do Gojukai Sulawesi Utara, memimpin langsung Rapat Kerja (Raker) Terpadu di Aula Kejaksaan Negeri Manado pada Jumat (2/10/2026).

Forum strategis ini dihelat guna memantapkan tata kelola kelembagaan, mereorientasi alur pembinaan atlet, serta menyelaraskan peta jalan (roadmap) pengembangan olahraga beladiri Karate-Do Gojukai di seantero Sulawesi Utara. 

Dalam arahannya, Dr. Ferrytass., Dt. Toembidjo menegaskan bahwa kesinambungan prestasi berakar pada soliditas struktur hierarki dari tingkat daerah hingga dojo. Raker ini membedah empat pilar utama: konsolidasi komprehensif, evaluasi capaian 2026, identifikasi kendala di akar rumput, serta penetapan sasaran kinerja terukur. Secara historis, kinerja Pengda Gojukai Sulut tahun 2026 terbilang impresif, dibuktikan dengan keberhasilan 14 atlet yang diturunkan pada Kejurnas Piala Jaksa Agung Cup III dalam memboyong 14 medali, yang terdiri atas dua medali emas, empat perak, dan delapan perunggu.

Prestasi prestisius ini ditopang oleh performa gemilang Rifelo Tumembow sebagai Best of The Best Kumite Junior Putra dan Heaven Kawet yang merajai kelas Kumite U21 -48 kilogram putri. Geliat regional juga terekam lewat suksesnya Kejuaraan Terbuka Kajati Sulut Cup V yang melibatkan 56 karateka dari berbagai daerah.

Meskipun menorehkan tinta emas, forum ini tetap melakukan autokritik terhadap disparitas pembinaan, urgensi ketertiban administrasi, dan krusialnya regenerasi atlet yang berkelanjutan. Guna merespons tantangan tersebut, Raker mengesahkan lima program prioritas strategis: integrasi pangkalan data (database) keanggotaan, pembinaan atlet berkesinambungan melalui training camp, optimalisasi coaching clinic bagi pelatih, penetrasi sertifikasi wasit/juri nasional, hingga eskalasi frekuensi kompetisi dan try out.

Paradigma pembinaan juga ditransformasi menjadi sistem pembinaan sepanjang tahun (year-round development), menggeser pola lama yang sering kali hanya masif menjelang panggung kejuaraan. Sebagai instrumen kontrol dan akuntabilitas, Pengda menetapkan standardisasi kelengkapan wajib bagi setiap Pengurus Cabang. Syarat minimum ini mencakup validitas struktur resmi, pangkalan data dojo dan atlet yang aktif, kepemilikan pelatih bersertifikat, hingga program latihan rutin yang terarsip secara sistematis.

Menutup agenda krusial ini, Dr. Ferrytass menginstruksikan secara tegas bahwa setiap program kerja yang dirumuskan harus dipandu oleh target operasional yang presisi serta penanggung jawab yang jelas.

Komitmen kolektif ini bermuara pada manifestasi visi dan slogan utama mereka:

“Gojukai Sulawesi Utara:

Solid Bergerak – Unggul Berprestasi – Gojukai Indonesia Mendunia“.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

FT

Redaksi Dilindungi

Redaksi berita dan materi jurnalistik pada portal ini merupakan karya orisinal yang disusun dan dikelola oleh Admin Ferrytass.

Penggunaan kembali, penggandaan, atau publikasi ulang tanpa atribusi sumber tidak diperkenankan.

news.ferrytas.com