Posted in

Refleksi 81 Tahun Kejaksaan RI: Menggali Kedalaman Dharma Adhyaksa, Wakajati Sulut Dr. Ferrytass., Dt. Toembidjo Teladani Visi Sang Guru demi Restorasi Kepercayaan Publik

MANADO (02/09) — Memperingati fajar bersejarah Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara memancarkan komitmen kebangsaan yang kian mengakar. Momentum delapan dekade lebih pengabdian ini dijadikan ajang kontemplasi mendalam untuk merestorasi marwah penegakan hukum yang tak sekadar berkepastian, namun juga bernyawa dan berlandaskan keadilan substantif.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Dr. H. Ferrytass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, menegaskan bahwa perjalanan 81 tahun bukanlah sekadar angka kronologis. Angka ini adalah prasasti peradaban sebuah jejak langkah tempat integritas dan keberanian insan Adhyaksa diuji di hadapan hukum, nurani, dan dinamika zaman.

Dalam suasana hidmat peringatan tersebut, Dr. Ferrytass., Dt. Toembidjo secara khusus menyampaikan rasa takzim dan perkhidmatan setinggi-tingginya kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H. Bagi beliau, Kajati Sulut bukan hanya seorang pimpinan hirarkis, melainkan sosok Manggala Utama dan Sang Guru spiritual hukum yang tak henti menuntun, memoles integritas, serta meniupkan marwah penegakan hukum yang humanis di bumi Nyiur Melambai.

Lebih dari sekadar pimpinan, Bapak Jacob Hendrik Pattipeilohy secara nyata tampil sebagai inisiator dan motivator ulung dalam pelbagai gairah penegakan hukum serta inovasi berbasis kemasyarakatan. Dedikasi luhur beliau terpatri lewat lahirnya karya-karya monumental seperti gerakan Abpednas, Srikandi Jaga Desa, dan Aslinmas, yang dicatatkan sebagai pelopor perdana pelantikan dan pengukuhan secara serentak di seluruh provinsi hingga kabupaten/kota se-Indonesia. Rekam jejak kepemimpinan beliau yang visioner ini juga ditandai dengan kepemilikan KTA Nomor 1 terbanyak di seluruh pelosok Nusantara, sebuah bukti otentik atas wibawa, pengakuan nasional, serta kepemimpinan yang melampaui sekat wilayah.

Fajar 81 tahun Kejaksaan Republik Indonesia menggemakan panggilan jiwa bahwa hukum adalah helatan dharma, sebuah kewajiban suci yang senantiasa bernapas di tengah jerat problematika bangsa. Di bawah panji keteladanan dan petunjuk visioner Sang Guru kami, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Bapak Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., kami diajarkan untuk meyakini bahwa hukum tidak boleh menjelma menjadi benteng dogmatis yang dingin, kaku, dan berjarak dari jerit keadilan masyarakat.

Meneladani jejak kebijaksanaan serta kepemimpinan beliau yang sarat paramarta, upaya mengembalikan kepercayaan publik adalah imperatif moral yang absolut. Penegakan hukum harus hadir melalui intisari integritas yang tak tergoyahkan, tegak lurus pada kebenaran, dan senantiasa berwatak humanis.

Bapak Jacob Hendrik Pattipeilohy adalah pradipta, obor penerang yang tak jemu menempa nurani kami untuk memegang teguh doktrin Satya Adhi Wicaksana. Di bawah bimbingan dan arahan luhur beliau, kami bertekad menjadikan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara sebagai benteng keadilan yang tidak hanya tajam dalam menegakkan konstitusi, tetapi juga hangat, adil, dan menyejukkan sanubari seluruh rakyat.

Lebih lanjut, Wakajati Sulut menjelaskan bahwa sinergitas nilai integritas, keadilan, dan humanisme yang diajarkan oleh Sang Guru merupakan formulasi utama dalam menjawab tantangan zaman. Menurutnya, penegakan hukum yang bermakna adalah penegakan hukum yang mampu merajut kembali kepercayaan masyarakat yang sempat teruji, menghadirkan kepastian yang mengayomi, serta memberikan rasa adil tanpa diskriminasi.

Peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara ini pun menjadi akselerasi semangat baru. Di bawah kepemimpinan berintegritas Kajati Jacob Hendrik Pattipeilohy dan jajaran pimpinan yang solid, seluruh jejak langkah korps Adhyaksa Sulut dipastikan akan terus melangkah mantap menyongsong masa depan penegakan hukum Indonesia yang lebih beradab, berwibawa, dan dicintai rakyat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *