Posted in

Resonansi Goju-Ryu di Jantung Penegakan Hukum: Kajati Sulut Patrikan Legitimasi Nakhoda Baru dan Gema Turnamen Bergengsi

MANADO (06/08) — Di bawah naungan cakrawala Agustus yang cerah, sebuah orkestrasi pengabdian dan kedisiplinan bergaung nyaring di jantung penegakan hukum. Aula Lantai 3 Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara menjadi saksi bisu perhelatan luhur pada Kamis (6/8/2026), tatkala Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., selaku Ketua Umum (Ex Officio) mengukuhkan konstelasi kepengurusan Karate-Do Gojukai Komda Sulut serta Panitia Karate Open Tournament ‘Kajati Sulut Cup’ Kelima.

Momentum bersejarah ini memendarkan pesona sinergi berkat kehadiran para pilar penting daerah. Turut membersamai di jajaran kehormatan, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Dr. H. Ferrytass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, yang hadir memberikan dukungan paripurna bagi laju pembinaan olahraga ini.

Barisan tamu agung lainnya turut menyempurnakan majelis, di antaranya Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka, S.Sos., dan Sekretaris Kota Bitung Ir. Ignatius Tudy Theno, S.T., M.T., M.A.P. Hadir pula para Kepala Kejaksaan Negeri se-Provinsi Sulut yang secara ex officio memegang tampuk Ketua Pengurus Cabang daerah, Ketua Panitia Kejuaraan Erwin Widihantono, S.H., M.H., serta Ketua Dewan Guru Daerah Gojukai KOMDA SULUT, Josis Ngantung.

Langgam acara ini dirajut dengan presisi tingkat tinggi bak sebuah simfoni. Sejak mentari merekah, denyut persiapan telah terasa melalui konsolidasi final antara Kajati bersama tim inti. Tepat menjelang pukul 10.00 WITA, sang Ketua Umum beserta Wali Kota Bitung melangkah tegap memasuki ruang pelantikan, menandai dimulainya pusaran acara inti yang dibuka dengan untaian kata selamat datang dari Ketua Dewan Guru Daerah KOMDA Sulut.

Gelora nasionalisme membuncah saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, disusul oleh hentakan memukau dari atraksi Tim Atlet Karate Gojukai yang membelah keheningan ruang. Rangkaian prosesi kemudian bermuara pada pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Pengurus, Dr. Rooije Rumende, S.Si., M.Kes., QRMP, yang menggemakan nama-nama para pengabdi olahraga yang akan dilantik.

Puncak puitika acara tercipta saat Jacob Hendrik Pattipeilohy menanyakan kesediaan para calon pengurus. Jawaban mantap “Ya, Saya Bersedia!” yang berbalas tiga ketukan palu pengukuhan menjadi mahkota pengesahan, melahirkan resonansi kuat di seluruh penjuru aula, lalu dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara secara bergiliran.

Di penghujung ritus pengukuhan, sang nakhoda penegak hukum yang juga Ketua Umum Gojukai Sulut mendedikasikan sebuah orasi yang menggugah sanubari. Beliau mengurai filosofi esensial dari bela diri yang diembannya dengan lugas dan penuh makna.

“Gojukai termasuk pada gaya karate Goju-Ryu memiliki arti keras-lembut. Aliran ini memadukan teknik keras dan teknik lembut, dan merupakan salah satu perguruan karate tradisional di Okinawa yang memiliki sejarah yang panjang,” tutur Jacob Hendrik Pattipeilohy, mengedukasi hadirin tentang akar spiritual bela diri tersebut.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa perhelatan turnamen yang akan datang bukan sekadar etalase kekuatan fisik semata, melainkan kawah candradimuka pembentukan jiwa generasi penerus yang berkarakter.

“Kegiatan Karate Open Tournament ‘Kajati Sulut Cup’ Kelima Tahun 2026, dilaksanakan dalam rangka pembinaan karate di setiap perguruan, serta membangun mental dan karakter yang tangguh di Provinsi Sulawesi Utara,” tegasnya dengan intonasi berwibawa.

Sebagai purna wacana, beliau melontarkan seruan persatuan yang memantik bara semangat di dada setiap insan yang hadir. “Marilah kita bergandengan tangan untuk memajukan olahraga karate di Sulawesi Utara, juga marilah kita menyukseskan kegiatan Karate Open Tournament ‘Kajati Sulut Cup’ Kelima ini. Selamat bertugas dan berkarya!”

Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama yang diatur rapi, mengabadikan jalinan silaturahmi yang erat antara para penegak keadilan, pimpinan daerah, dan pahlawan olahraga. Diiringi asa yang membumbung di langit utara, panji Gojukai di Sulawesi Utara kini berkibar makin gagah, menyongsong fajar kejayaan di gelanggang ‘Kajati Sulut Cup’ Kelima.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *