Posted in

Konsolidasi Supremasi Hukum di Selatan: Wakajati Sulut Ferrytass., Dt. Toembidjo Inspeksi Kejari Minsel, Gaungkan Integritas dan Visi Kajati


MINAHASA SELATAN (08/07) — Eskalasi pengawasan dan penguatan institusi penegak hukum di wilayah nyiur melambai terus dipacu tanpa henti. Sehari pasca merampungkan lawatan maraton di ujung utara, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, H. Ferry Tass., S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, kembali bermanuver. Pada Rabu (8/7/2026), pucuk pimpinan kedua di Kejati Sulut ini melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan (Minsel).

Kedatangan Wakajati beserta rombongan disambut dengan penuh takzim dan kesiapan manajerial yang paripurna oleh Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan, Albertus Roni Santoso, S.H., M.H., beserta seluruh jajaran struktural Korps Adhyaksa Minsel.

Dalam lawatan yang menitikberatkan pada akselerasi kinerja yudisial dan penguatan ekosistem pelayanan publik ini, Ferrytass., Dt. Toembidjo tetap didampingi secara melekat oleh pilar-pilar penyokong dari Kejati Sulut. Tampak hadir mengawal setiap derap langkah beliau, Koordinator pada Kejati Sulut, Indra Aprio Handry Saragih, S.H., M.H.Li., serta Alkaf, S.H., M.H., yang merepresentasikan Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Sulut.

Agenda kunjungan di Kejari Minsel tidak sekadar menjadi ajang inspeksi birokrasi, melainkan sebuah forum konsolidasi untuk membedah progres penanganan perkara, penyerapan anggaran, serta evaluasi infrastruktur. Ferrytass secara teliti meninjau kelengkapan fasilitas kantor, memastikan bahwa ruang-ruang interaksi bagi para pencari keadilan berjalan selaras dengan standar operasional prosedur yang modern, inklusif, dan beradab.

Di hadapan Kajari Minsel dan segenap insan Adhyaksa yang memenuhi ruang pertemuan, Wakajati memberikan injeksi moral yang komprehensif. Dalam orasi arahannya, beliau menitikberatkan pada urgensi merawat marwah institusi serta menegaskan kembali visi besar kepemimpinan di tingkat provinsi.

“Kehadiran saya beserta rombongan di Minahasa Selatan hari ini adalah pengejawantahan mutlak dari instruksi dan visi besar Bapak Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H. Beliau mengamanatkan dengan sangat tegas agar seluruh satuan kerja di daerah, tanpa terkecuali Kejari Minsel di bawah komando Saudara Albertus Roni Santoso, harus terus menjaga integritas, merawat marwah institusi, dan berdiri kokoh sebagai benteng supremasi hukum yang berwibawa,” urai Ferrytass., Dt. Toembidjo dengan artikulasi yang lugas dan berwibawa.

Lebih jauh, Wakajati meresonansikan pesan esensial dari Kajati Sulut terkait paradigma penegakan hukum kontemporer yang wajib diimplementasikan oleh seluruh jaksa.

“Bapak Kajati selalu mengingatkan kita semua sebuah filosofi fundamental: tajamkan naluri penegakan hukum ke atas, namun pastikan hati nurani tetap humanis ke bawah. Jadikan Kejari Minsel ini sebagai episentrum keadilan yang melayani. Tingkatkan prudensi dalam menangani setiap perkara, rawat soliditas internal, dan pastikan Korps Adhyaksa senantiasa hadir memberikan kepastian hukum yang membawa kemanfaatan sejati bagi denyut nadi masyarakat Minahasa Selatan,” imbuhnya menyuntikkan etos kerja yang progresif.

Kunjungan komprehensif di pertengahan pekan ini mengafirmasi komitmen Kejati Sulut yang tak kenal kompromi dalam menjaga ritme dan kualitas kinerja di seluruh yurisdiksinya. Melalui sinergi yang bertali erat antara pimpinan provinsi dan daerah, gerbong Kejaksaan di Sulawesi Utara kian memantapkan presedennya sebagai institusi penegak hukum yang profesional, responsif, dan terpercaya di mata publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *