MANADO (05/09) – Episentrum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Adhyaksa di Sulawesi Utara diwarnai dengan perhelatan akbar yang mengonvergensikan tiga agenda esensial: Jalan Santai 10K, Peresmian Sekretariat Bersama (Sekber), dan Bhakti Sosial. Kegiatan prestisius yang dipusatkan di kawasan Bahu Mall, Manado, pada Sabtu (5/9/2026) ini menjadi wujud nyata sinergitas lintas sektoral.

Acara ini secara khusus menjadi panggung konsolidasi bagi gabungan organisasi bentukan Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H. Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara tersebut hadir langsung sebagai sentral figur, didampingi oleh Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulut. Soliditas institusional turut terepresentasikan dengan kehadiran Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Dr. H. Ferrytass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, beserta jajaran Pejabat Utama Kejati Sulut.

Rangkaian trinitas agenda ini diinisiasi tepat pada pukul 05.15 WITA melalui giat Jalan Santai berjarak 10 Kilometer (10K). Antusiasme meluap dari barisan peserta yang merangkul partisipasi masif dari berbagai elemen, di antaranya; Delegasi DPD Abpednas Sulut, Delegasi DPD Aslinmas Sulut, Delegasi Srikandi Jaga Desa, Jajaran PJU Kejati Sulut, Aparatur PNS & Pejabat Fungsional se-Kejati Sulut, Masyarakat umum di sekitar kawasan Manado.
Rute 10K ini membentang melintasi jantung pesisir Manado. Bertolak dari Bahu Mall, lautan peserta menyusuri jalur pedestrian Manado Town Square (Mantos), berekspansi ke area Megamas melalui titik Pohon Kasih, melakukan putaran arah (U-turn) di pintu parkir Megamas, hingga akhirnya kembali menembus garis finish di Bahu Mall.

Usai menaklukkan rute 10K, atensi beralih pada seremonial pengesahan Sekretariat Bersama. Melalui prosesi pengguntingan pita, Kajati Sulut bersama Wakajati secara de facto meresmikan markas komando terpadu bagi tiga entitas organisasi strategis, yakni:
- DPD Abpednas Sulut, di bawah komando Ketua Stevanus Liaw.
- DPD Aslinmas Sulut, yang dinahkodai oleh Ketua Bryan.
- Srikandi Jaga Desa, yang dipimpin oleh Ketua Gresty Natalia.

Melengkapi dimensi sosial dari perhelatan ini, agenda diparipurnakan dengan aksi Bhakti Sosial yang menyentuh langsung denyut nadi akar rumput. Paket sembako didistribusikan secara presisi kepada anggota Linmas dan masyarakat kawasan Manado yang membutuhkan.
Tidak hanya itu, panitia pelaksana juga memfasilitasi intervensi kesehatan preventif melalui layanan pemeriksaan medis cuma-cuma, serta membagikan ragam door prize yang semakin mengelevasi euforia publik hingga acara usai.
