MANADO, 24 JUNI 2026 – Dalam rangka mengeskalasi efisiensi manajerial, memperkokoh pilar akuntabilitas, serta melakukan penyegaran struktural di lingkungan internal korps, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara menggelar upacara sakral Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Kepala Subbagian Umum pada Asisten Bidang Pembinaan (Asbin). Prosesi khidmat yang sarat akan nilai-nilai institusional ini berlangsung pada hari ini, Rabu (24/6/2026), bertempat di Aula Sam Ratulangi Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Manado.
Perhelatan monumental ini diarsiteki sebagai wujud implementasi konkret dari garis kebijakan strategis Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., dalam menstimulasi reformasi birokrasi di bumi Nyiur Melambai. Mengakselerasi visi superior tersebut, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulawesi Utara, H. Ferrytass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, bertindak memimpin langsung jalannya upacara pelantikan dan pengambilan sumpah.
Pejabat yang resmi dikukuhkan dalam amanah transformatif tersebut adalah Sdri. Natalia Novelinko Posumah, S.H., M.H., yang kini mengemban nakhoda baru sebagai Kepala Subbagian Umum pada Asisten Bidang Pembinaan Kejati Sulawesi Utara.

Perhelatan seremonial ini turut dihadiri oleh jajaran elite struktural di lingkungan Kejati Sulut. Tampak hadir memperkuat barisan penunjang komando, antara lain Asisten Pembinaan (Asbin) Kejati Sulut, Kasubag Perencanaan Chrisye Victor Silahoy, S.H., M.A.P., Kasubag Kepegawaian Debby Kenap, S.H., M.H., Kasubag Daskrimti Marlyn Theresia, S.H., serta Kasubag Keuangan Olivia Merry Mandolang, S.H. Kehadiran para Kepala Urusan (Kaur) di Bidang Pembinaan, saksi pelantikan, rohaniwan, serta seluruh pegawai di lingkungan Asbin Kejati Sulut semakin mengafirmasi komitmen kolektif jajaran Adhyaksa dalam mendukung suksesi kepemimpinan yang solid, simultan, dan visioner.
Dalam amanat komprehensifnya, Wakajati Sulut H. Ferrytass menegaskan bahwa dinamika rotasi jabatan ini merupakan pengejawantahan dari kepercayaan (trust) dan mandat krusial dari pucuk pimpinan yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan. Beliau menggarisbawahi bahwa keberhasilan esensial sebuah institusi penegak hukum tidak hanya bertumpu pada performa yustisial di lapangan, melainkan harus berkelindan erat dengan tata kelola administrasi internal yang tertib, efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan prima (performance-oriented).
Lebih lanjut, figur pemimpin bergelar Dt. Toembidjo ini memberikan atensi khusus (strong warning) terkait aspek moralitas. Beliau menginstruksikan dengan tegas kepada pejabat yang baru dilantik serta seluruh kompartemen jajaran untuk menginternalisasi pola hidup bersahaja, sekaligus menjauhi segala bentuk manifestasi hedonisme maupun glorifikasi kemewahan yang dapat mencederai marwah institusi di mata publik.
“Selaras dengan garis arahan dan instruksi strategis yang senantiasa ditekankan oleh Bapak Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., saya mengingatkan kembali bahwa jabatan bukanlah sebuah privilese materialistik untuk bermegah-megah, melainkan altar pengabdian luhur yang menuntut liukan kinerja terbaik, responsivitas, dan akuntabilitas mutlak. Di era disrupsi dan keterbukaan informasi ini, eskalasi tata kelola administrasi internal yang rigid, bersih, dan melayani sebagaimana visi besar yang dicanangkan oleh Bapak Kajati adalah prasyarat elementer dalam menopang supremasi hukum yang substantif. Oleh karena itu, mari kita merawat integritas pribadi, mengeliminasi segala deviasi moral termasuk perilaku hedonistik, dan senantiasa berpijak pada kesahajaan demi memelihara ‘Trust’ serta merawat keagungan Marwah Kejaksaan di sanubari masyarakat.”
Upacara ditutup dengan prosesi pemberian ucapan selamat dari Wakajati Sulut yang diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan pegawai, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Momentum ini menginjeksikan optimisme baru bagi akselerasi kinerja dan penguatan tata kelola administrasi di lingkungan Asisten Bidang Pembinaan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara demi mewujudkan penegakan hukum yang berintegritas dan bermartabat.