JAKARTA — Sebuah momentum krusial bagi masa depan birokrasi hukum Indonesia kembali bergulir di jantung Ibu Kota. Pada Senin, 23 Februari 2026, jajaran elite Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN) berkumpul dalam sebuah forum strategis bertajuk rapat tindak lanjut evaluasi Pembangunan Zona Integritas. Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 22 Gedung Kejaksaan Agung RI ini menjadi saksi bisu atas komitmen korps Adhyaksa dalam memperkokoh pilar transparansi dan profesionalisme.

Rapat prestisius ini dihadiri oleh jajaran pemangku kebijakan struktural, mulai dari Pejabat Eselon II, Pejabat Eselon III, hingga Pejabat Eselon IV di lingkungan JAMDATUN. Tidak hanya unsur pimpinan, gerbong kekuatan hukum negara yang terdiri dari para Jaksa Pengacara Negara (JPN) serta seluruh jajaran pegawai JAMDATUN turut hadir secara lengkap, menunjukkan kesolidan institusi dalam mengawal agenda besar nasional.

Tampil sebagai figur sentral yang memberikan paparan visioner, H. Ferry Taslim, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, Koordinator I pada JAMDATUN Kejaksaan Agung RI, menguraikan evaluasi mendalam terkait implementasi Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2026. Dalam orasinya yang sarat akan nilai-nilai modernitas, beliau menekankan bahwa keberhasilan WBBM bukanlah sekadar capaian administratif, melainkan sebuah manifestasi dari karakter institusi yang melayani dengan hati.

Selain fokus pada evaluasi integritas, forum ini juga membahas secara komprehensif persiapan pembangunan Adhyaksa Chambers. Mega proyek infrastruktur ini diproyeksikan menjadi simbol kejayaan dan pusat keunggulan profesionalisme Jaksa Pengacara Negara di masa depan.

Dalam sesi arahan yang membangkitkan semangat, Ferry Tass., Dt. Toembidjo menyampaikan sebuah pesan mendalam yang menjadi landasan filosofis bagi seluruh peserta rapat:

“Keberhasilan kita meraih WBBM 2026 dan kemegahan Adhyaksa Chambers bukanlah tentang membangun gedung atau memenuhi dokumen, melainkan tentang membangun kepercayaan publik melalui integritas yang tak tergoyahkan. Setiap langkah kita adalah bentuk dedikasi untuk menghadirkan keadilan yang memanusiakan.”Ferry Tass., Dt. Toembidjo

Melalui kepemimpinan yang progresif di bawah koordinasi Bapak Ferry Tass, JAMDATUN optimis dapat mengakselerasi transformasi birokrasi yang lebih dinamis, bersih, dan berdampak nyata bagi masyarakat Indonesia. Rapat yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini berakhir dengan kesepahaman kolektif untuk menjadikan JAMDATUN sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum perdata dan tata usaha negara yang berkelas dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *