Posted in

Gempita Bushido di GOR Ciracas: Jaksa Agung Buka Kejurnas Gojukai Cup III, Wakajati Dr. Ferrytass., Dt. Toembidjo Pimpin Kesatria Sulut Bidik 8 Emas

JAKARTA (25/08) — Harmoni antara Go (keras) dan Ju (lembut) kembali berpadu sempurna dalam epos pertarungan ksatria Nusantara. Pada Selasa pagi (25/8/2026), yang bertepatan dengan momentum syahdu 12 Rabiul Awal 1448 H, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Antardojo Gojukai Jaksa Agung Cup III resmi ditabuh. Bertempat di GOR Ciracas, Jakarta Timur, ajang bergengsi ini dibuka langsung oleh Jaksa Agung RI Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, S.H., M.H., M.M, selaku Dewan Pembina Pengurus Besar (PB) IKGA Pusat.

Gelanggang tatami ini akan menjadi arena pembuktian hingga 27 Agustus 2026 mendatang. Dengan tujuan utama memperebutkan Piala Bergilir Jaksa Agung RI, kejuaraan ini mempertemukan letupan Kime (fokus tenaga) dari kontingen berbagai daerah, termasuk Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, dan Bengkulu. Lebih dari sekadar trofi, kejuaraan ini menjadi kawah candradimuka untuk mengasah jam terbang dan meningkatkan prestasi atlet muda.

Di tengah pusaran kompetisi tingkat nasional ini, delegasi Sulawesi Utara tampil dengan formasi taktis yang solid. Dikawal langsung oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut, Dr. H. Ferrytass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, selaku Ketua Tim Ofisial, sebanyak 17 atlet putra dan putri terbaik diutus untuk menembus batas maksimal.
Sebagai seorang pemimpin yang jeli memetakan medan pertempuran, Dr. Ferrytass., Dt. Toembidjo memaparkan kesiapan pasukannya menghadapi ragam kategori yang dipertandingkan:

“Ada 27 kelas yang dipertandingkan, antara lain meliputi Kata Perorangan, Kata Beregu, dan Kumite. Kategorinya sangat lengkap, mulai dari Pra-Pemula, Pemula, Kadet, Junior, U-21, Senior, hingga Master dan sebagainya.”

Berbekal rekam jejak mumpuni sebagai Juara 3 Umum pada JA Cup II tahun lalu, orkestrasi taktik Dr. Ferrytass tahun ini membidik sasaran yang lebih tajam: merengkuh 8 medali emas.

Optimisme ini berpijak pada fondasi yang kokoh, salah satunya berkat amunisi atlet berkaliber internasional di dalam barisan kontingen. Sosok Heaven Kaawet menjadi salah satu ujung tombak yang aksinya paling dinanti. Pada tahun 2025 lalu, Heaven sukses menaklukkan gemblengan mental di negara asal karate, Jepang, dengan menyabet Juara 1 (Medali Emas) pada kelas Kumite Junior.

Kehadirannya diproyeksikan mampu memancarkan Zanshin (kewaspadaan paripurna) dan memotivasi rekan-rekannya di atas tatami.

Kini, genderang perang telah ditabuh. Setiap peluh, napas, dan teriakan kiai di GOR Ciracas akan menjadi saksi apakah 17 kesatria Sulut mampu membawa pulang kehormatan tertinggi ke pangkuan Nyiur Melambai.

Osu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *