Manado (03/06) — Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., mengikuti rangkaian kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada Rabu, 3 Juni 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung RI, Jakarta, tersebut berlangsung sejak pukul 08.30 WIB dan diikuti secara hybrid oleh seluruh satuan kerja Kejaksaan dari berbagai penjuru Tanah Air.

Dari Bumi Nyiur Melambai, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H dan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara H. Ferry Tass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo,  mengikuti jalannya Musrenbang secara virtual di lantai dua Aula Ruang Rapat Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, yang didampingi oleh  Asisten Pembinaan Fahri Firdaus, S.H., M.H., bersama para Asisten lainnya serta Kepala Sub Bagian di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.

Musrenbang Kejaksaan RI Tahun 2026 menjadi momentum penting dalam menyatukan visi, menyelaraskan kebijakan, serta merumuskan arah pembangunan institusi Kejaksaan yang semakin modern, profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Forum ini juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara satuan kerja pusat dan daerah dalam menyusun program prioritas serta kebutuhan anggaran yang selaras dengan agenda pembangunan nasional.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars Korps Adhyaksa, pembacaan doa, laporan Ketua Penyelenggara, serta sambutan dan pengarahan Jaksa Agung Republik Indonesia yang sekaligus membuka secara resmi Musrenbang Kejaksaan RI Tahun 2026.

Memasuki sesi strategis, para peserta mendapatkan pemaparan dari sejumlah kementerian dan lembaga negara, yakni Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Berbagai isu penting dibahas, mulai dari arah pembangunan nasional, transformasi digital pemerintahan, reformasi birokrasi, hingga penguatan tata kelola kelembagaan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Agenda kemudian berlanjut pada pembahasan Perencanaan Anggaran Tahun 2027, yang diawali dengan pemaparan pagu indikatif oleh Sekretaris pada masing-masing Jaksa Agung Muda dan Badan, serta penyampaian kebutuhan dan prioritas pembangunan oleh sejumlah Kepala Kejaksaan Tinggi sebagai bagian dari proses penyusunan kebijakan pembangunan Kejaksaan secara nasional.

Keikutsertaan Kajati Sulawesi Utara bersama jajaran dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Kejati Sulut untuk terus berkontribusi aktif dalam proses perencanaan pembangunan institusi yang berkelanjutan, sekaligus memastikan berbagai kebutuhan daerah dapat terakomodasi dalam kebijakan nasional guna mendukung peningkatan kualitas penegakan hukum, pelayanan publik, dan tata kelola organisasi yang semakin prima.

Hingga berita ini diturunkan, rangkaian Musrenbang Kejaksaan RI Tahun 2026 masih berlangsung. Saat ini peserta memasuki masa Istirahat, Shalat, dan Makan (Ishoma) yang berlangsung pukul 12.00 hingga 13.00 WIB. Setelah Ishoma, kegiatan akan kembali dilanjutkan dengan agenda Musyawarah Perencanaan Anggaran Tahun 2027, penyampaian kesimpulan hasil pembahasan, serta penutupan oleh Jaksa Agung Republik Indonesia atau Plt. Wakil Jaksa Agung.

Melalui forum Musrenbang ini, Kejaksaan Republik Indonesia meneguhkan komitmennya untuk terus menghadirkan tata kelola kelembagaan yang progresif dan visioner, sejalan dengan semangat besar “Transformasi Digital Kejaksaan Guna Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *